Skip to main content
Home / Pengumuman / Labuh Bumi Peringati Hari Jadi Kota Kediri ke-1140

Labuh Bumi Peringati Hari Jadi Kota Kediri ke-1140


Selasa, 2019-07-30 - 13:15:03 WIB

Kota Kediri merupakan salah satu Kota di Jawa Timur yang memiliki banyak cerita sejarah serta adat istiadat yang beragam.

Beberapa kebudayaan di antaranya bahkan masih dilestarikan hingga saat ini. Seperti hal nya ritual Labuh Bumi yang digelar Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1140 yang diadakan di bantaran sungai brantas, Minggu (28/7/19) sore.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, memperingati hari jadi Kota Kediri ke 1140 setiap tahun selalu dilaksanakan kegiatan labuh bumi di bantaran sungai brantas. 

Acaranya salah satunya  lepas burung dara ke udara dan  melepas kepala sapi ke sungai brantas dan juga ada buah buahan dan hasil bumi yang di darat.

"Ini merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT, dan ini merupakan budaya turun temurun, kita mencoba mengangkat kembali menjadi sebuah entertaint untuk bisa dinikmati masyarakat secara luas,"ungkap Nur Muhyar.

Tumpeng raksasa berisi hasil bumi seperti sayuran dan umbi-umbian (polo kependem) hingga berbagai buah dan sayuran disiapkan untuk selanjutnya dilarung ke Sungai Brantas.

Selain polo kependem, juga dilarung hewan ternak seperti unggas dan kepala sapi dan menjadi rebutan warga. 

Ada keyakinan warga apabila dapat memperebutkan kepala sapi atau unggas yang dilarung, bisa ‎menjadikan berkah

Dia menjelaskan, ini adalah bentuk sebuah pertunjukan budaya yang semuanya tidak ada kemubadziran baik yang dilepas di udara dan dilepas ke sungai brantas itu akan diambil kembali oleh masyarakat untuk dinikmati dan tidak dibuang dengan percuma.

"Yang kedua bahwa kita ingin ada dampak ekonomi terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan agar rasa syukur kepada Allah agar bisa masyarakat menikmati dan menyaksikan sebagai sebuah hiburan juga sekaligus mereka juga beraktivitas untuk kegiatan ekonomi," jelasnya.

Nur Muhyar menambahkan, dengan banyaknya masyarakat yang berkunjung tentu akan ada pedagang, tukang parkir dan kegaiatan lain yang berdampak ekonomi.

"Alhamdulillah dari tahun ke tahun pengunjung terus meningkat berbagi kekurangan kelemahannya akan kita perbaiki terus. Untuk kedepannya mudah mudahan skalanya juga bisa kita perluas nanti, dan akan kita rangkai dengan kegiatan yang lain. Evaluasi masukan dari masyarakat akan kita terima untuk menyempurnakan dan membuat lebih menarik dan indah lagi kegaiatan kegiatan seperti ini,"tandasnya.


Share Berita


Komentari Berita

Eksternal Link

Jalan KDP. Slamet No.33, Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64114

(0354) 773157

disbudparporakotakediri@gmail.com